INDONESIA SUBUR MAKMUR GEMAH RIPAH LOH JINAWI AYEM TEMTREM KARTA RAHARJO>

Jumat, 29 Juli 2011

Beberapa Browser dan Sejarahnya

Opera
Sekitar tahun 1992, Jon Stephenson von Tetzchner dan Geir Ivarsey merupakan bagian dari sebuah grup riset di Televerket (sebuah perusahaan telpon asal Norwegia yang sekarang bernama Telenor). Grup teresbut mengambil peranan dalam mengembangkan ODA (Open Document Architecture), yaitu sebuah standar sistem penyimpanan dan pengambilan dokumen, gambar dan yang lainnya.

Grup ini juga mendirikan server Internet pertama di Norwegia dan home page di tahun 1993. Tapi mereka merasa bahwa browser yang mereka gunakan yaitu Mosaic mempunyai struktur yang biasa-biasa saja untuk digunakan secara efektif pada saat bowsing. Oleh karena itu, grup ini tergerak untuk membuat sebuah web browser yang baru dari awal.


Diinspirasikan oleh proyek ODA tadi, mereka melihat suatu pasar potensial untuk membangun sebuah browser yang bisa beradaptasi dengan segala macam struktur web. Di akhir tahun 1995, Televerket berubah namanya menjadi Telenor dan disitulah perusahaan Opera Software dibangun. Produk mereka kemudian diberi nama MultiTorg Opera dan dengan secara cepat digunakan oleh komunitas Internet pada saat itu karena fitur Multiple Document Interface dan sidebar-nya yang membuat browsing beberapa halaman secara sekaligus menjadi lebih mudah.


Opera telah memelopori banyak fitur yang kemudian ditiru oleh browser lainnya. Contohnya, Opera adalah browser pertama yang mengintegrasikan gerakan mouse (mouse gesture) sebagai cara yang mudah untuk navigasi situs. Opera juga memiliki beberapa fitur orisinil, termasuk loading halaman di background, notes, penggantian skin, sesson management dan lain-lain. Selanjutnya Opera menjadi lebih terkenal dan sedikit "nakal" karena Multiple Document Interface yang bisa dibilang mendobrak tradisi web browser yang telah ada.


Opera 9.0


salah satu dari tiga browser yang paling banyak digunakan di dunia. Opera kali pertama diluncurkan pada tahun 1996 sebagai shareware. Kala itu Opera 2.0 adalah satu-satunya lawan yang tangguh bagi Internet Explorer, karena bukan hanya interface-nya saja yang berbeda namun fungsi yang dimiliki browser ini sangat beragam. Ambil saja contoh fungsi tabbed browser yang saat ini digunakan oleh kebanyakan browser. Opera adalah browser pertama yang meng aplikasikan fungsi ini ke dalam browser-nya.


fungsi yang ditambahkan adalah adanya tampilan secara thumbnail dari tab yang ingin Anda buka. Caranya cukup dengan memindahkan kursor mouse ke tab yang Anda inginkan, kemudian isi dari tab tersebut akan muncul dalam bentuk thumbnail.


Pada interface dari Opera tersebut, di sisi sebelah kiri disediakan side bar yang bisa tampil saat Anda mengarahkan kursor mouse ke sisi kiri dari Opera. Saat Anda klik, side bar tersebut akan muncul dan menampilkan beberapa tombol shortcut dari bookmarks, history, widgets, notes, transfer, dan links. Fungsi tambahan yang cukup menarik dan membantu untuk Anda yang membutuhkan akses tombol-tombol tersebut secara cepat.


Opera adalah browser yang kali pertama menerapkan tabbed browsing, kali pertama yang mendukung RSS, dan sekarang adalah satu-satunya browser yang terintegrasi sebagai BitTorrent client serta memiliki fungsi tab thumbnail (meskipun IE 7 memiliki fungsi yang hampir sama). Belum lagi fungsi dan fitur lain yang disertakan sangat membantu Anda dalam melakukan browsing. Namun tetap saja, entah kenapa browser ini kurang mendapat tempat dihati para user, yang saat ini sudah sangat familiar dengan Firefox. 


Internet Explorer (IE)
 merupakan web browser paling tua. Bahkan lima tahun silam, Microsoft boleh berbangga, sebab Internet Explorer 5 adalah web browser terbaik yang ada. Tak lama setelah itu, kini muncul IE 6, yang merupakan versi perbaikan dari IE 5.

Ditunjang dengan berbagai kelebihan desain interface IE 6 memang cukup baik dan cukup cepat dalam me-render halaman web. Namun, seiring majunya teknologi web yang semakin bervariasi, berbagai kelemahan IE mulai tampak terasa bagi para pengguna. IE jadi "turun kelas". Ia hanya menjadi browser di tingkat "rata-rata".


Kelemahan utamanya adalah pada masalah security dengan ratusan hole terlalu mudah diterobos yang menyebabkan IE lebih rentan diserang spyware. IE juga tidak kompatibel dengan fitur keamanan RSS. Dari segi stabilitas, IE lebih mudah crash. Selain itu, pengguna IE tak bisa membuka banyak halaman web tanpa membuka banyak jendela.


Versi terbaru Microsoft IE 6 hanya tersedia bagi pengguna sistem operasi Windows XP SP2 (service pack 2). Versi XP SP2 adalah update Windows XP yang terutama pada sistem keamanannya. Pada versi ini, IE 6 sudah dilengkapi dengan pemblokir pop-up dengan default setting aktif pada skala medium.


Sebagian fitur ActiveX juga mampu diblok IE 6. Dari sisi keamanan, IE 6 tertolong oleh perbaikan keamanan pada sistem operasi Windows XP SP2. Namun sayangnya bagi pengguna sistem operasi dulu macam Windows 98, 98 SE, Me, 2000, atau Windows XP SP1. Mereka tak bisa menikmati versi terbaru IE 6 ini. Browser IE 6 SP1 yang dirilis September 2002 yang mereka punya.


Internet Explorer 7 Beta 3


Pada saat Internet Explorer 7 Beta 1 diluncurkan pada akhir Juli 2005, dunia cukup dikejutkan. Apa sebab? Dibandingkan dengan IE versi 6.0, pada versi 7 tersebut Microsoft mengubah secara besar-besaran semua yang ada di dalam IE versi 6.0. Beberapa hal yang berubah, antara lain adanya tabbed browsing, kemampuan anti-phishing, interface baru, dan dukungan akan RSS feeds.

Namun Beta 1 ini tidak dipublikasikan untuk umum. Tentu saja dengan tujuan supaya publik bisa melakukan tes terhadap browser tersebut dan jika ada kekurangan atau bugs bisa melaporkan langsung ke pihak Microsoft. Internet Explorer versi 7 hanya bisa dijalankan pada Windows XP SP2, Windows Server 2003 SP1, dan Windows Vista.


Saat ini, Internet Explorer 7 sudah mencapai Beta 3 yang diluncurkan pada Juni 2006. Microsoft menyebut Internet Explorer yang baru tersebut dengan sebutan “Easier and More Secure”. Perubahan yang paling terlihat adalah:

1.Dari sisi interface-nya, yakni terdapat tombol bintang yang dapat Anda pergunakan untuk memasukkan situs favorit Anda.
2.Tombol refresh dan home di letakkan pada sebelah kanan address bar, kemungkinan dimaksudkan untuk mempermudah pengaksesan. Tabbed browsing masih disertakan juga di sini, selain itu Anda juga bisa melakukan setting terhadap fitur-fitur yang disediakan oleh tabbed browsing tersebut.
3.Quick Tabs, Anda bisa menampilkan seluruh tab yang sedang Anda buka menjadi bentuk thumbnails yang bisa dilihat hanya pada satu halaman saja.
4. fungsi page zooming-nya. Anda bisa dengan mudah melakukan zomming pada halaman situs yang sedang Anda buka. Cukup tekan tombol Ctrl dan gerakkan mouse wheel ke atas dan ke bawah, maka fungsi zooming akan bekerja. Anda bisa melihat Zoom control pada bagian kanan bawah IE 7 tersebut. Berbeda dengan IE 6.0 yang hanya mampu melakukan zooming pada ukuran text saja, pada IE 7 kali ini baik gambar maupun text bisa Anda zoom secara bersamaan.


 Mozilla Firefox

Sistem operasi: antar-platform
Jenis: Penjelajah web
Lisensi: Mozilla EULA untuk distribusi biner
Situs web: http://www.mozilla.com/firefox/Mozilla Firefox (aslinya bernama Phoenix dan kemudian untuk sesaat dikenal sebagai Mozilla Firebird) adalah penjelajah web antar-platform gratis yang dikembangkan oleh Yayasan Mozilla dan ratusan sukarelawan. Sebelum rilis versi 1.0-nya pada 9 November 2004, Firefox telah mendapatkan sambutan yang sangat bagus dari pihak media, termasuk dari Forbes dan Wall Street Journal.

Dengan lebih dari 5 juta download dalam 12 hari pertama rilisnya dan 6 juta hingga 24 November 2004, Firefox 1.0 adalah salah satu perangkat lunak gratis, sumber-terbuka (open-source) yang paling banyak digunakan di antara pengguna rumahan.

Melalui Firefox, Yayasan Mozilla betujuan untuk mengembangkan sebuah browser web yang kecil, cepat, simpel, dan sangat bisa dikembangkan (terpisah dari Mozilla Suite yang lebih besar). Firefox telah menjadi fokus utama perkembangan Mozilla bersama dengan client e-mail Mozilla Thunderbird, dan telah menggantikan Mozilla Suite sebagai rilis browser resmi Yayasan Mozilla.

Di antara fitur populer Firefox adalah pemblokir pop-up yang sudah terpasang di dalamnya, dan sebuah mekanisme pengembangan (extension) untuk menambah fungsionalitas tambahan. Meskipun fitur-fitur ini sudah tersedia untuk beberapa lamanya di browser-browser lainnya seperti Mozilla Suite dan Opera, Firefox merupakan browser pertama yang mendapatkan penerimaan dalam skala sebesar ini. Firefox ditargetkan untuk mendapat sekitar 10% pangsa pasar Internet Explorer keluaran Microsoft (browser paling populer dengan margin yang besar (per 2004) hingga tahun 2005, yang telah disebut oleh banyak orang sebagai tahun kembalinya perang browser.

Firefox telah mendapatkan perhatian sebagai alternatif kepada Internet Explorer sejak Explorer dikecam karena tuduhan ketidakamanannya—pihak yang setuju terhadap anggapan ini mengatakan Explorer tidak mengikuti standar Web, menggunakan komponen ActiveX yang sering membahayakan, dan kelemahannya terhadap pemasangan spyware dan malware—dan kurangnya fitur-fitur yang dianggap pemakai Firefox penting. Microsoft sendiri telah merespons bahwa mereka tidak menganggap jika isu-isu mengenai keamanan dan fitur Explorer perlu dikhawatirkan .
http://sourceflame.blogspot.com/2011/07/beberapa-browser-dan-sejarahnya.html 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar